Minggu, 16 November 2014

Jenis Bisnis Dengan Modal kecil



Beberapa wirausahawan sukses mengungkapkan kunci menjadi seorang pengusaha adalah kemauan dan tidak kenal menyerah. Namun rupanya kata-kata itu kurang tanpa adanya ide cemerlang dan ketersediaan biaya yang mencukupi.

Membangun sebuah usaha pada dasarnya harus punya modal yang cukup. Namun sayangnya tidak semua calon wirausahawan mempunyai dana yang cukup ketika ingin membangun sebuah usaha, meskipun itu hanya usaha kecil.



Bisnis Kuliner

Bisnis kuliner adalah bisnis yang bergelut di bidang makanan dan minuman adalah jenis usaha yang paling banyak dilakukan dengan modal yang tidak terlalu besar. Dalam berbisnis kuliner yang dibutuhkan adalah keahlian Anda untuk memasak dan membuat sesuatu makanan/minuman yang baru.

Modalnya tidak terlalu banyak hanya dengan modal awal minimal Rp 5 juta Anda dapat membeli bahan baku dan mengolahnya menjadi makanan yang bernilai dan menghasilkan keuntungan.  Ada banyak sekali pilihan usaha kuliner, tergantung menu yang Anda sajikan, misalnya usaha keripik, ayam kentaki atau jenis gorengan bisa juga makanan ringan.

Anda juga jangan ragu untuk membuat minuman selingan yang bernilai tambah. Contoh sirup plus sari kelapa (nata de coco). Harga nata de coco ukuran sedang hanya Rp 7.000/pcs sedangkan sirup buah harganya per botol hanya Rp 15.000/pcs. Anda cukup menjual satu porsi minuman tersebut dengan harga Rp 7.000 maka keuntungan yang anda dapatkan cukup besar.

Sementara itu, Anda juga diminta kreatif menghias toko yang anda punya dengan hiasan sederhana yang inovatif atau bisa juga mengambil tema angkringan. Cara ini dilakukan untuk menarik pembeli.



Bisnis Pulsa

Bisnis pulsa adalah bisnis yang tidak memerlukan modal yang cukup besar. Yang dibutuhkan hanya handphone, deposit pulsa dan mungkin juga kios kecil atau tanpa kios juga bisa. Misalnya dengan asumsi modal Rp 5 juta, Anda bisa membagi modal tersebut menjadi dua yaitu Rp 2,5 juta untuk mendeposit pulsa sisanya Rp 2,5 juta bisa anda gunakan untuk membeli asesoris HP dan nomor cantik yang sering diburu para pembeli. Jangan ragu untuk menghias toko anda dengan ide kreatif, tidak harus mahal agar menarik pembeli.



Bisnis Laundry

Untuk memulai usaha jasa cuci ini yang diperlukan minimal sebuah mesin cuci, detergen, pewangi, dan setrika. Anda bisa menggunakan bagian rumah anda untuk menjalankan usaha ini. Bila Anda punya uang Rp 5 juta, Anda bisa membeli 2 mesin cuci dengan kapasitas 9,5 kg dengan harga Rp 1,8 juta/unitnya. Sisanya Anda bisa membeli setrika, pewangi dan deterjen.

Tarif rata-rata bisnis laundry di Jakarta adalah Rp 7.000-10.000/kg. Nah dengan bisnis ini, Anda dijamin bisa mendapatkan keuntungan. Yang paling penting diperhatikan dari bisnis ini tentu adalah kesehatan Anda.



Bisnis Jasa Pengetikan

Untuk memulai bisnis ini cukup sederhana. Dengan modal Rp 5 juta, Anda bisa membuka dengan membeli komputer bekas. Harga satu set komputer bekas saat ini hanya Rp 750.000 (untuk Pentium III) dan Anda bisa membeli itu di Pusat Toko Elektronik Harco Mangga Dua. Anda cukup membeli 4 set komputer.

Sisa dari uang yang masih Anda punya bisa dibuat untuk membeli mesin printer. Satu set printer plus scanner baru hanya Rp 800.000/unit. Anda juga bisa menambah membeli satu printer standar denggan harga Rp 500.000/unit.

Sumber: http://www.ciputraentrepreneurship.com

Kewirausahaan

Secara harfiah Kewirausahaan terdiri atas kata dasar wirausaha yang mendapat awalan ke dan akhiran an, sehingga dapat diartikan kewirausahaan adalah hal-hal yang terkait dengan wirausaha. Sedangkan wira berarti keberanian dan usaha berarti kegiatan bisnis yang komersial atau non-komersial, Sehingga kewirausahaan dapat pula diartikan sebagai keberanian seseorang untuk melaksanakan suatu kegiatan bisnis.

Menurut saya, wirausaha itu sangat penting dalam membantu perekonomian di dalam suatu negara. Hal ini dikarenakan mereka membuat atau mendirikan usahanya sendiri sehingga tidak perlu dikenakan pajak yang terlalu besar. hal ini sudah dibuktikan oleh banyak di negara-negara maju, dimana kegiatan wirausaha disana sudah sangat berkembang dan terbukti berhasil mengangkat perekonomian dari masing-masing negaranya. Namun untuk saat ini, sepertinya Indonesia masih sangat tertinggal mengaenai wirausaha, mungkin banyak kendala yang membuat masyarakat Indonesia tidak berani untuk membuka bisnisnya sendiri karena beberapa hal. Misalnya saja:

1. Ketidakmampuan Manajemen
Dalam kebanyakan UKMK, kurangnya pengalaman manajemen atau lemahnya kemampuan pengambilan keputusan merupakan masalah utama dari kegagalan usaha. Pemiliknya kurang mempunyai jiwa kepemimpinan dan pengetahuan yang diperlukan untuk membuat bisnisnya berjalan.
2. Kurang Pengalaman
Idealnya, calon wirausahawan harus memiliki keterampilan teknis yang memadai (pengalaman kerja mengenai pengoperasian fisik bisnis dan kemampuan konsep yang mencukupi); kemampuan memvisualisasi, mengkoordinasi, dan mengintegrasikan berbagai kegiatan bisnis menjadi keseluruhan yang sinergis. 
3. Lemahnya Kendali Keuangan 
Dalam hal ini ada dua kelemahan mendasar yang perlu digarisbawahi, yaitu: kekurangan modal dan kelemahan dalam kebijakkan kredit terhadap pelanggan.
4. Lokasi yang buruk
Untuk bisnis apapun, pemilihan lokasi yang tepat untuk sebagian merupakan suatu seni – dan untuk sebagian lagi ilmu. Sangat sering, lokasi bisnis dipilih tanpa penelitian, pengamatan, dan perencanaan yang layak. Beberapa wirausahawan memilih lokasi hanya karena ada tempat kosong. Akibat ketidaktepanan lokasi ini, penjualan tidak berkembang dan bisnis tersebut terancam gagal.
 
Sumber : ndustri18fajrirahmawati.blogspot.com/2013/01/tantangan-dan-masalah-dalam-berwirausaha.html